2024 Pengarang: Chloe Blomfield | [email protected]. Terakhir diubah: 2023-12-15 23:56
Setelah beberapa tahun atau bahkan berbulan-bulan digunakan secara teratur, pot bunga mulai terlihat kumuh. Anda mungkin melihat noda atau endapan mineral dan pot Anda mungkin menyimpan jamur, ganggang, atau patogen penyakit yang tidak sehat bagi tanaman.
Menggunakan Cuka pada Pot Bunga
Poci keramik dan plastik relatif mudah dibersihkan dengan sabun cuci piring, air panas, dan scrubber atau sikat gigi bekas, tetapi pot terakota dengan lapisan residu berkerak dapat menjadi tantangan tersendiri. Sayangnya, wadah terakota biasanya memiliki lapisan mineral dan endapan garam yang sangat mencolok.
Meskipun Anda mungkin dapat menghilangkan kotoran dengan produk pembersih yang kuat dan minyak siku, menggunakan cuka untuk membersihkan pot adalah alternatif yang efektif dan ramah lingkungan untuk bahan kimia beracun. Panci Anda akan terlihat lebih baik dan pembersihan dengan cuka akan menghilangkan bakteri yang bersembunyi di permukaan.
Membersihkan Wadah dengan Cuka
Jika pot terakota Anda terlihat kotor, coba bersihkan dengan cuka. Begini caranya:
Gunakan sikat gosok untuk menghilangkan kotoran dan kotoran yang terlepas. Lebih mudah menghilangkan kotoran dengan kuas jika Anda membiarkan kotoran tersebut benar-benar kering terlebih dahulu.
Isi wastafel atau wadah lain dengan campuran satu bagian cuka putih ke empat atau lima bagian air panas, lalu tambahkan perasan sabun cuci piring cair. Jikapot Anda besar, bersihkan di luar ruangan dalam ember atau tas penyimpanan plastik.
Biarkan pot terendam setidaknya selama satu jam atau semalam jika nodanya parah. Anda juga dapat menggunakan larutan cuka yang lebih kuat dari setengah cuka dan setengah air panas, jika perlu. Jika residu paling tebal di tepi pot bunga, isi wadah kecil dengan cuka murni, lalu balikkan pot dan biarkan pinggiran yang kering meresap. Selesaikan pekerjaan dengan membilas pot secara menyeluruh, lalu bersihkan dengan lap atau sikat gosok.
Ini saat yang tepat untuk membersihkan pot untuk menghilangkan patogen penyakit yang membandel. Bilas panci untuk menghilangkan cuka, karena kombinasi cuka dan pemutih dapat melepaskan gas klorin. Rendam panci dalam larutan sepuluh bagian air dengan satu bagian pemutih dan biarkan meresap selama sekitar 30 menit. (Bilas dengan baik sebelum ditanam, jika segera digunakan kembali, karena pemutih dapat berbahaya bagi tanaman.)
Tempatkan pot bersih di bawah sinar matahari hingga kering. Jangan menumpuk pot terakota saat lembab, karena bisa retak. Anda juga dapat membersihkan pot yang sudah dibersihkan dengan mengalirkannya melalui mesin pencuci piring. Simpan pot di tempat yang kering dan terlindung sampai siap ditanam musim depan.
Direkomendasikan:
Cuka Herbal Buatan Sendiri: Cara Membuat Infus Cuka Herbal
Jika Anda senang membuat vinaigrette sendiri, membuat cuka herbal DIY dapat menghemat uang dan mudah dilakukan. Klik untuk mempelajari lebih lanjut
Cuka Untuk Pengawetan Makanan – Cara Mengawetkan Sayuran Dengan Cuka
Memanen banyak sayuran? Pengawetan cuka atau pengawetan cepat adalah proses sederhana yang menggunakan cuka untuk pengawetan makanan. Pelajari lebih lanjut di sini
Cuka Dan Bunga Potong – Mengawetkan Bunga Potong Dengan Cuka
Mencari cara inovatif untuk memperpanjang umur vas bunga potong Anda? Metode yang populer adalah menggunakan cuka. Pelajari lebih lanjut di sini
Akar Tanaman Dengan Cuka - Cara Menggunakan Cuka Sari Apel Untuk Stek
Ada banyak cara mengejutkan untuk menggunakan cuka sari apel di kebun, dan rooting tanaman dengan cuka adalah salah satu yang paling populer. Artikel ini memiliki informasi lebih lanjut tentang membuat hormon rooting dengan cuka sari apel untuk stek
Manfaat Cuka: Cara Menggunakan Cuka Di Taman
Banyak dari kita telah mendengar tentang manfaat menggunakan cuka di kebun, terutama sebagai herbisida. Tapi seberapa efektif itu dan apa lagi yang bisa digunakan? Cari tahu lebih lanjut tentang menggunakan cuka di kebun di sini